Sebagai olahraga luar ruangan, pakaian fungsional dan peralatan berkinerja tinggi terus berkembang, Kain teknologi tahan air secara bertahap menjadi fokus pengembangan industri. Apakah itu jaket, setelan ski, peralatan militer, tenda dan produk lainnya, keseimbangan antara kedap air, napas dan kenyamanan telah menjadi indikator inti untuk mengukur tingkat teknis kain.
1. Apa itu kain teknologi tahan air?
Kain teknologi tahan air adalah bahan berkinerja tinggi yang menggunakan cara fisik atau kimia untuk memungkinkan kain memiliki kemampuan untuk memblokir penetrasi air. Tujuannya tidak hanya untuk mencegah tetesan air masuk, tetapi juga untuk menjaga pemakainya tetap kering dan nyaman. Jenis kain ini banyak digunakan dalam olahraga luar ruangan, perjalanan perkotaan, perlindungan industri, persediaan medis, peralatan militer dan polisi dan skenario lainnya.
2. Waterproof ≠ Water-Repellent: Klasifikasi Kemampuan Perlindungan Kain
Dalam aplikasi praktis, orang sering membingungkan "tahan air" dan "penurunan air", tetapi dari perspektif fungsional, ada perbedaan penting antara keduanya:
Repellent Air: Permukaan kain diperlakukan dengan penolak air, dan tetesan air akan membentuk tetesan air dan digulung ke bawah, tetapi mereka mungkin masih menembus dalam kondisi jangka panjang atau bertekanan tinggi;
Tahan air: Kain diperlakukan dengan komposit atau lapisan, yang secara efektif dapat mencegah air melewati, memiliki ketahanan tekanan air yang tinggi, dan sering digunakan di lingkungan cuaca yang parah.
Kinerja tahan air biasanya diukur dengan kepala hidrostatik, di MMH₂O. Standar umum adalah sebagai berikut:
Tingkat tahan air | Nilai tekanan hidrostatik | Contoh Skenario Aplikasi |
0 ~ 800mm | Tahan air yang lemah | Perlindungan percikan sehari -hari |
800 ~ 3000mm | Cukup tahan air | Pakaian mendaki gunung dan hiking |
> 3000mm | Tahan air yang kuat | Setelan ski, peralatan militer |
AKU AKU AKU. Teknologi Tahan Air Mainstream dan Analisis Struktural
1. Kain Struktur Komposit Multi-Layer
Biasa terlihat pada jaket kelas atas, "struktur tiga lapis" (3-lapis) atau "struktur dua setengah lapis" (2,5-layer):
Lapisan luar: biasanya kain nilon atau poliester, dengan kekuatan dan penolakan air;
Membran tahan air (membran): lapisan tahan air inti, terbuat dari PTFE, PU, TPU dan bahan lainnya;
Lapisan Lapisan: Meningkatkan Daya Tahan dan Meningkatkan Kenyamanan Mengenakan.
2. Teknologi Pelapisan Tahan Air Nano
Partikel nano digunakan untuk membentuk lapisan padat pada permukaan serat, sehingga mustahil air untuk menembus tetapi memungkinkan gas lewat dengan bebas. Teknologi ini sangat cocok untuk kain ringan, memiliki keuntungan tidak mempengaruhi kelembutan kain asli, dan banyak digunakan di bidang waktu luang dan mode.
3. Lapisan bebas PFC
Dengan kemajuan peraturan lingkungan, agen kedap air tradisional yang mengandung fluorin (seperti C8 dan C6) secara bertahap dihilangkan, dan teknologi bebas PFC telah muncul. Meskipun sedikit lebih rendah dalam daya tahan, lebih sesuai dengan arah pembangunan berkelanjutan hijau dan sangat dipuji oleh pasar Eropa.
Iv. Tren Pengembangan Masa Depan: Perlindungan Lingkungan, Kecerdasan, dan Integrasi Fungsional
Dengan peningkatan konsumsi, inovasi kain teknologi tahan air berkembang ke arah berikut:
Bahan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan
Penggunaan poliester terbarukan (RPET), membran TPU berbasis bio, dan agen tahan air berbasis tanaman untuk mengurangi beban lingkungan sambil mempertahankan fungsionalitas adalah arah di mana produsen kain utama secara aktif berinvestasi.
Fungsi kontrol cerdas
Melalui kombinasi serat konduktif dan pelapis induktif, pengembangan kontrol suhu cerdas, perubahan warna tahan air dan fungsi -fungsi lainnya memungkinkan kain tidak hanya memiliki perlindungan fisik, tetapi juga memiliki kemampuan interaktif untuk beradaptasi dengan berbagai perubahan lingkungan yang lebih luas.
Integrasi multifungsi
Misalnya, mewujudkan beberapa fungsi seperti "antibakteri perlindungan UV tahan angin air" pada sepotong kain untuk beradaptasi dengan skenario aplikasi komposit adalah tren baru dalam permintaan pasar saat ini.
Sebagai sektor teknologi inti dalam tekstil fungsional, kain teknologi tahan air tidak hanya mempromosikan pengembangan industri seperti peralatan luar ruangan, mode perkotaan, dan perlindungan industri, tetapi juga menjadi fokus lintas bidang seperti manufaktur hijau, teknologi pintar, dan inovasi material. Persaingan di masa depan tidak hanya akan terletak pada indikator kinerja kain itu sendiri, tetapi juga dalam keberlanjutan, integrasi sistem, dan pengalaman konsumen di balik teknologi.